Saham Jawara

Portal analisis saham dan investasi terpercaya
Analisis Saham

Begini Rekomendasi KB Valbury Sekuritas Untuk Saham BBTN

Admin 11 September 2025 369 views
Begini Rekomendasi KB Valbury Sekuritas Untuk Saham BBTN
BBTN per September 2025 berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersib sebesar 12.2% secara year on year mencapai IDR 1.79 triliun melampaui ekspektasi analis dan konsensus pasar. Berapa target price dari KB Valbury Sekuritas ?

Analisis Kinerja BBTN: Pertumbuhan Laba yang Mengesankan di Tengah Optimalisasi Struktur Pendanaan

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) telah menunjukkan kinerja yang sangat mengesankan pada periode tujuh bulan pertama tahun 2025 (7M25). Bank yang dikenal sebagai pemain utama dalam segmen kredit perumahan bersubsidi ini berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 12,2% secara year-on-year (yoy) mencapai IDR 1,79 triliun, melampaui ekspektasi analis maupun konsensus pasar.

Kinerja Operasional yang Solid

Pertumbuhan laba yang impresif ini didorong oleh beberapa faktor fundamental yang kuat. Pendapatan operasional BBTN mengalami peningkatan signifikan sebesar 15,5% yoy menjadi IDR 19,9 triliun, didukung oleh pertumbuhan kredit yang sehat. Yang menjadi sorotan utama adalah lonjakan pendapatan bunga bersih (net interest income) yang mencapai 35,2% yoy menjadi IDR 9,21 triliun, sementara biaya pendanaan hanya naik moderat sebesar 2,3%.

Efisiensi operasional juga menjadi kunci kesuksesan BBTN. Pertumbuhan biaya operasional berhasil ditekan drastis dari 18,0% yoy pada 7M24 menjadi hanya 5,0% yoy pada 7M25. Kombinasi pertumbuhan pendapatan yang kuat dengan pengendalian biaya yang efektif menghasilkan peningkatan laba operasional sebelum penyisihan (PPoP) yang spektakuler, yaitu 67,5% yoy mencapai IDR 5,29 triliun.

Strategi Pendanaan yang Cerdas

Salah satu aspek paling menarik dari kinerja BBTN adalah transformasi struktur pendanaannya. Total dana pihak ketiga tumbuh 7,0% yoy mencapai IDR 400,8 miliar, dengan pertumbuhan yang didominasi oleh rekening giro dan tabungan (CASA) yang meningkat 7,3% yoy menjadi IDR 199,6 miliar. 

Pergeseran strategis menuju pendanaan berbiaya rendah terlihat jelas dari pertumbuhan tabungan yang mencapai hampir dua digit (9,5% yoy), rebound yang mengesankan dari penurunan 0,9% yoy di periode sebelumnya. Sebaliknya, deposito berjangka yang berbiaya tinggi mengalami perlambatan pertumbuhan dramatis menjadi 7,3% yoy, turun signifikan dari 25,7% yoy pada periode yang sama tahun lalu. Optimalisasi komposisi pendanaan ini diperkirakan akan terus mendorong profitabilitas bank dan memperkuat posisi keuangannya.

Pertumbuhan Kredit yang Berkelanjutan

Portofolio kredit BBTN mengalami ekspansi yang sehat sebesar 6,0% yoy, angka yang sejalan dengan target manajemen untuk tahun 2025 di kisaran 7% hingga 9%. Meskipun kredit bersubsidi tetap menjadi pilar utama pertumbuhan, tren yang patut dicatat adalah akselerasi yang diantisipasi pada portofolio kredit perumahan non-subsidi. Proyeksi menunjukkan permintaan yang tetap kuat di berbagai segmen kredit perumahan lainnya serta segmen non-perumahan, yang diharapkan memberikan dukungan solid bagi pertumbuhan portofolio kredit secara keseluruhan.

Prospek dan Valuasi

Faktor kunci yang mendorong proyeksi pertumbuhan laba BBTN di tahun 2025 adalah moderasi biaya pendanaan yang terjadi lebih cepat dari perkiraan. Hal ini telah memicu pemulihan notable pada pendapatan bunga bersih BBTN, yang telah menunjukkan pertumbuhan robust selama tiga periode berturut-turut. Ekspansi pendapatan bunga bersih ini juga didukung oleh pertumbuhan pendapatan bunga yang steady, meningkat dari 7,0% yoy di tiga bulan pertama 2025 menjadi 10,3% pada 5M25, dan semakin mengakselerasi menjadi 15,5% pada 7M25.

Meskipun diantisipasi adanya potensi kenaikan beban penyisihan, manajemen percaya bahwa cost of credit yang dapat dikelola, rasio biaya terhadap pendapatan yang terkendali, serta pertumbuhan konsisten pendapatan non-bunga akan menjadi kunci untuk menjaga PPoP dan laba bersih BBTN pada jalur pertumbuhan yang solid.

Rekomendasi Investasi

Dengan menggunakan pendekatan Gordon Growth Model (GGM), nilai wajar BBTN ditetapkan pada target price IDR 1.530, yang setara dengan 0,5x price-to-book 2025F. Saat ini, saham BBTN diperdagangkan pada level 0,4x price-to-book 2025F atau pada level -1 standar deviasi, memberikan potensi upside sebesar 19,5% dari harga saat ini di IDR 1.280.

 

Kepemilikan asing pada saham BBTN meningkat menjadi 10,1% pada Agustus 2025 dari 9,9% di Juli 2025. Return saham selama satu bulan mencapai 16,9%, significantly outperforming rata-rata return bank lain sebesar 5,1%. Meskipun kinerja yang kuat ini, koreksi pasar diantisipasi terjadi karena outlook 2H25 yang lebih hati-hati dan tren historis return September yang lebih rendah. Namun, pertumbuhan laba yang solid diperkirakan akan berlanjut di 3Q25, yang dapat mendukung apresiasi saham menuju target price.

 

BBTN tetap direkomendasikan dengan rating BUY, didukung oleh fundamental yang kuat, strategi pendanaan yang cerdas, dan valuasi yang menarik pada level saat ini.

Bagikan Artikel